10
Dec
16

Sari Oh Sari

Saya merasa beruntung sempat membaca beberapa postingan orang terkait klarifikasi produsen roti tentang ketidakterkaitan pihaknya dengan aksi 212.

Sebatas yang saya tahu dari membaca beberapa postingan, klarifikasi itu justru bermula dari pujian yang ditujukan kepada produsen roti tersebut. Pujian yang diberikan oleh para netizen karena sebuah foto yang menampakkan tulisan “gratis untuk mujahid” (atau apa tepatnya?) tertempel di gerobak beratribut/ber-livery perusahaan mereka. Bukannya menerima saja, pihak perusahaan roti justru mengklarifikasi, memberitahukan kepada publik perihal yang sebenarnya, bahwa yang berbaik hati memberi gratisan kepada para partisipan aksi 212 itu bukanlah perusahaan, melainkan konsumennya–setelah melakukan aksi borong roti terlebih dulu, tentunya.

Entah bagaimana terlihatnya jika dilihat dari sudut pandang (atau dengan persepsi) si A, si S, si D atau si Apapun. Setiap kepala punya persepsi masing-masing. Setiap pasang mata (bahkan mata yang tak memilki pasangan pun) memilik sudut pandang sendiri-sendiri. Saya juga.

Dan klarifikasi perusahaan roti itu, bukankah itu sebuah kejujuran? Mereka dengan jujur mengakui bahwa mereka tidak sebaik hati prasangka orang-orang yang di awal-awal menanggapi foto yang menampakkan tulisan “gratis untuk mujahid” (atau apa tepatnya?) tertempel di gerobak beratribut/ber-livery perusahaan mereka. Mereka tidak hendak mengambil muka atas pujian. Sebaliknya, perusahaan roti itu menyalurkan pujian itu kepada pihak yang lebih pantas menerimanya (karena memang berbuat nyata memberi roti gratis kepada para partisipan aksi 212), yang insya Allah adalah pendukung berat aksi massal tersebut.

Kemudian, sebuah pikiran negatif menerjemahkan klarifikasi (dan kejujuran) itu dengan sangkaan-sangkaan buruk. Terjemahan dengan sangkaan-sangkaan buruk itu–as always–jauuuuh lebih mudah dan jauuuuuh lebih cepat menyebar di dunia maya, meracuni pikiran para netizen. Lalu … tersebarlah ajakan, berita dan sialnya kejadian sungguhan juga boikot-boikotan itu.

Capek deh ….

Advertisements

0 Responses to “Sari Oh Sari”



  1. Leave a Comment

bebas komen di sini :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


menulis itu harus.
mengupil itu pilihan.

hmmm....

tentang …….

saldo

December 2016
M T W T F S S
« Nov   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

senangnyaaa, blog ini pernah dikunjungi

  • 8,227 kali ^_^

yg punya wordpress akan senang ngasih tau via email jika Anda ngasih alamat email di sini, trus klik tombol jelek di bawah itu ^_^

blog-blog berikut juga seruuu …


BILIK SUNYI RANDU ALAMSYAH

After years of waiting, nothing came...

ANTI-TANK

ART IS POWER!

Ninok Eyiz's Journey

Just think and want to share..menulis itu memang untuk kesehatan jiwa..[ku]

Islam di Atas Mazhab

Mengenal Lalu Bersatu

pelukissenja

Just another WordPress.com site

PADAMARGA!

in sanskrit padamarga means the little path...

Edo Rusyanto's Traffic

Edo Rusyanto's Traffic

hari-hari tiap hari

corat-coret seorang PNS yang sedang membiasakan diri menulis [sambil mengupil] ^_^

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: